ILMU PESUGIHAN PINTU RUMAH

pesugihan pintu rumah
Treadpost ini bukan sebuah pengijazahan melainkan sekedar wawasan pengetahuan saja, jika ingin mengamalkan isi threadpost ini dipersilahkan untuk mendatangi kepada ahlinya di wilayah anda masing-masing.

Seperti biasa langsung saja kita mulai bahasanNya. Mungkin kita pernah mendengar petuah orang tua tentang larangan agar jangan duduk dipintu rumah, yang mana kata mereka bisa mengakibatkan rezeki bisa seret atau pun susah jodohnya.

Petuah tersebut ada benarnya juga, jika kita mau meriset dan mengkajinya sedikit lebih dalam, petuah tersebut bisa keluar terucap dari bibir mereka, pasti ada sesuatu hal yang mendasari menjadi acuan mereka. Secara umum yang dijadikan dasar acuan adalah bait kalimat hadist berikut :

"Barang siapa yang mempermudah kesulitan orang lain, maka Allah ta’ala akan mempermudah urusannya di dunia dan akhirat". (HR. Muslim).

berdiri atau duduk di depan pintu adalah perbuatan yang bisa menyulitkan orang lain yang akan masuk dan keluar melalui pintu tersebut. Jika makna hadits tersebut dilihat dari sisi lain, maka bisa dikatakan jika seseorang mempersulit orang lain, maka Allah akan mempersulit urusannya di dunia dan akhirat.

Ada apakah gerangan dibalik rahasia petuah larangan tidak boleh duduk dipintu itu???

Untuk mengetahui hal itu, kita bersama bisa melihatnya pada sebuah keterangan hadist berikut:
Dari Abu Hurairah berkata, Nabi SAW bersabda:

"Tidaklah seseorang keluar dari rumahnya, melainkan di (sekitar) pintunya ada dua bendera, satu bendera di pegang oleh malaikat, dan satu bendera lagi di pegang oleh Syetan, dan jika orang tersebut keluar dari rumahnya untuk hal hal yang di cintai oleh Allah, maka ia akan di dampingi (di kawal) oleh malaikat dengan membawa benderanya dan malaikat tersebut akan senantiasa mengikutinya hingga orang tersebut pulang ke rumah. Dan jika orang tersebut keluar dari rumahnya untuk hal-hal yang di murkai oleh Allah, maka ia akan dikawal oleh syetan dangan membawa benderanya, dan syetan tersebut akan senantiasa mengikutinya kemana saja hingga orang tersebut pulang ke rumahnya." (HR Ahmad)

Jadi rahasia dibalik petuah pelarangan duduk dipintu ternyata adalah karena berkaitan dengan markas pengkibaran benderanya para malaikat dan syetan, yang dimana markas pengkibaran bendera malaikat dan syetan itu ada berada dipintu. Oleh karena pintu rumah terdapat sebuah markas pengkibaran benderanya para malaikat dan syetan maka terjadilah sebuah petuah pelarangan duduk dipintu itu. 

Pada bahasan diatas menjelaskan bahwasanya dipintu rumah kita itu, terdapat sebuah markas pengkibaran benderanya para malaikat dan syetan maka oleh karena itu ada petuah pelarangan untuk duduk dipintu rumah.

Adalah dari sebagian besar dari para praktisi tasawuf ketika mendudukkan perkara mengenai perihal pintu rumah ini, dianggap olehnya sebagai sesuatu hal yang harus diseriusi dan harus diperhatikan sekali, jangan sampai hal tersebut, dianggap sesuatu yang remeh dan sepele.

Kenapa hal tersebut harus diperlakukan seperti itu..??, karena rumahmu adalah surga bagi dirimu ataupun bisa menjadi neraka bagimu.

Guru tasawufku mengatakan bahwasanya dipintu rumah kalian itu, terdapat tempat pesugihan putih dan pesugihan hitam berada, jadi bagi yang menginginkan sebuah pesugihan maka tidak perlu lah untuk pergi jauh-jauh dalam melakukan pesugihan itu, karena tempat pesugihannya itu ada dipintu rumah kalian sendiri.

Untuk bisa melakukan pesugihan pintu rumah, baik yang putih ataupun yang hitam pengerjaan tirakat nya yaitu dengan cara TAPA GERAK keluar masuk pintu rumah. Untuk pesugihan putih biasanya ada dua mantra favorit yang sering dipakai dalam tapa gerak keluar masuk pintu rumah ini yaitu ayat kursi dan surat Al-Ikhlas.

Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda:
“Barangsiapa keluar dari rumah dan membaca ayat kursi, maka Allah akan mengutus 70.000 malaikat kepadanya, yang memintakan ampunan dan mendoakannya.”

Rasulullah SAW juga bersabda:
“Barangsiapa kembali ke rumahnya, lalu dia membaca ayat kursi, maka Allah mencabut kemiskinan darinya.”

Maka orang yang melanggengkan ayat kursi akan menjadi kekasih Allah, di mana Allah akan menjaganya sebagaimana Allah menjadi kekasih-Nya, yaitu Rasulullah SAW.

"dan Dia-lah yang memberikan KEKAYAAN dan KECUKUPAN." (QS. 53:48).

Allah tidak pernah memberi kemiskinan akan tetapi kita sendirilah yang menciptakan kemiskinan.
Kenapa kemiskinan dinisbahkan kita yang membuatnya..???

Hal pertama adalah mengabaikan atau menyepelekan ketika kita keluar masuk rumah, disinilah muara awal kemiskinan mulai diciptakan oleh kita.

Seandainya saja bila petuah tersebut mau diperdalam lagi oleh kita maka akan tersingkaplah beberapa rahasia didalamnya, diantaranya salah satunya adalah ILMU PESUGIHAN PINTU RUMAH dan ilmu mengetahui kapan kita akan mati.

padahal seandainya saja, jika kita mau untuk tidak menyepelekan keilmuan pintu rumah tersebut maka tidak akan ada lagi kamus kemiskinan bagi kita semua.

Allah tidak pernah memberi kemiskinan kepada kita, melainkan minimal memberi kecukupan kepada kita sebagaimana ada pada keterangan berikut:

"dan Dia-lah yang memberikan KEKAYAAN dan KECUKUPAN." (QS. 53:48).

kita bisa menempuhnya dengan cara yang putih ataupun dengan cara yang hitam, semua tergantung pilihan kita. Telah kita ketahui bersama bahwasanya pintu rumah adalah merupakan markas pengkibaran benderanya para malaikat dan syetan. Oleh karena pintu rumah merupakan sebuah markas pengkibaran bendera bagi malaikat dan syetan, jadi tepat sekali bila kita ingin bertapa ditempat tersebut guna untuk mendapatkan pesugihan, karena memang tempat tersebut adalah merupakan tempat dimana para malaikat dan syetan berada.

Mungkin kita semua pernah mendengar petuah yang berupa sebuah anjuran dan sebuah larangan dalam hal menjadi orang yang pertama masuk dan terakhir keluar pada sebuah tempat yaitu yang berupa anjuran untuk supaya menjadi orang yang pertama masuk masjid dan terakhir keluar dari masjid dan yang larangan nya yaitu menjadi orang yang pertama masuk pasar dan terakhir keluar dari pasar.

Petuah yang berupa sebuah anjuran dan sebuah larangan ini yaitu dalam hal menjadi orang yang pertama masuk dan terakhir keluar pada sebuah tempat adalah berkaitan dengan pesugihan pintu rumah.

Bagi yang mengambil pesugihan pintu rumah dengan jalur hitam maka caranya yaitu: pada hari jumat keluarlah dari pintu rumah menuju kepasar dan harus bisa menjadi orang yang pertama kali yang masuk pasar dan begitu juga dengan keluarnya yaitu harus bisa menjadi orang yang terakhir keluar dari pasar, setelah keluar dari pasar maka langsunglah segera pulang menuju kerumah untuk memasuki pintu rumah.

Ritual ini biasanya dilakukan harus lebih dari 3x jumat sedangkan kita bila tidak sholat jumat sebanyak 3x berturut-turut tanpa uzur maka kita akan dicap sebagai kafir karena telah meninggalkan sholat jumat sebanyak 3x.

Mengenai petuah berupa larangan untuk menjadi orang yang pertama masuk pasar dan terakhir keluar dari pasar adalah mengambil dasar acuan dari sabda Rasulullah SAW yaitu:

Rasulullah bersabda:
“Jika engkau bisa, janganlah menjadi orang yang pertama masuk pasar dan terakhir keluar darinya, karena pasar merupakan medan pertempuran syetan dan di sanalah ia menancapkan benderanya.” (HR.Muslim)

Sedang bagi yang mengambil pesugihan pintu rumah dengan jalur putih maka caranya yaitu: pada hari jumat keluarlah dari pintu rumah menuju kemasjid dan harus bisa menjadi orang yang pertama kali yang masuk masjid dan begitu juga dengan keluarnya yaitu harus bisa menjadi orang yang terakhir keluar dari masjid, setelah keluar dari masjid maka langsunglah segera pulang menuju kerumah untuk memasuki pintu rumah.

Mengenai petuah berupa anjuran untuk menjadi orang yang pertama masuk masjid dan terakhir keluar dari masjid adalah mengambil dasar acuan dari sabda Rasulullah SAW yaitu:

Rasulullah SAW bersabda: "Ada tiga golongan manusia yang berada di dalam perlindungan Allah yaitu:
1. Orang yang keluar rumah menuju ke masjid,
2. Orang yang keluar rumah untuk pergi ke medan Jihad,
3. Orang yang keluar rumah untuk keperluan yang baik."

Jadi untuk melakukan pesugihan pintu rumah putih atau hitam tinggal memakai cara ini saja pada setiap hari jumat.

Dari Abu Hurairah berkata, Nabi SAW bersabda:
"Tidaklah seseorang keluar dari rumahnya, melainkan di (sekitar) pintunya ada dua bendera, satu bendera di pegang oleh malaikat, dan satu bendera lagi di pegang oleh Syetan, dan jika orang tersebut keluar dari rumahnya untuk hal hal yang di cintai oleh Allah, maka ia akan di dampingi (di kawal) oleh malaikat dengan membawa benderanya dan malaikat tersebut akan senantiasa mengikutinya hingga orang tersebut pulang ke rumah dan jika orang tersebut keluar dari rumahnya untuk hal-hal yang di murkai oleh Allah, maka ia akan dikawal oleh syetan dangan membawa benderanya, dan syetan tersebut akan senantiasa mengikutinya kemana saja hingga orang tersebut pulang ke rumahnya." (HR Ahmad)

Hampir dapat dipastikan bahwa kita semasa hidup pasti pernah melewati suatu tempat yang dikatakan keramat atau angker atau sebutan lainnya. Biasanya jika kita melewati tempat tersebut, bagi yang mempunyai pegangan tradisi kearifan lokal maka mereka meminta ijin permisi supaya tidak diganggunya, adapun bagi yang agamis maka mereka berdoa kepada Tuhan nya supaya mereka mendapat perlindungan.

Telah kita ketahui bersama bahwa pintu rumah adalah merupakan markas pengkibaran bendera bagi para malaikat dan syetan. Jika kita melewati tempat yang dianggap angker saja, kita diharuskan permisi atau berdoa, lantas kenapa kita tidak berdoa atau pun permisi ketika kita keluar masuk pintu rumah, padahal pintu rumah menurut hemat pendapat saya adalah tempat yang paling angker dan berbahaya.

Kenapa pintu rumah dianggap sebagai tempat yang paling angker dan berbahaya..???

Karena bila kita keluar masuk pintu rumah tanpa permisi ataupun berdoa terlebih dahulu, bisa mengakibatkan dibenci syetan ataupun dibenci malaikat, padahal kita telah mengetahui bersama bahwa pintu rumah merupakan markas pengkibaran bendera bagi para malaikat dan syetan. Maka sudah sewajarnya bila kemiskinan menimpa kita, karena syetan pun membenci kita karena kita tidak permisi kepadanya. Jika syetan saja membenci kita maka para malaikat pun turut pula tidak menyukainya.

Bagi yang ingin mencari pesugihan dengan jalur hitam, sebetulnya tidak perlu pergi jauh dan kemana-mana, cukup pada pintu rumah saja juga sudah bisa melakukan pesugihan, asal ketika keluar masuk pintu rumah harus permisi kepada syetan.

Adapun bagi yang ingin mencari pesugihan dengan jalur putih maka hendaklah berdoa dan permisi juga kepada malaikat dengan mengucapkan salam ketika keluar masuk pintu rumah dan alangkah baiknya dengan salam khusus, silahkan bertanya kepada ahlinya diwilayah masing-masing.

Berikut salah satu contoh doa yang dibaca sebelum keluar dari pintu rumah. Dari Anas bin Malik bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Jika seseorang keluar dari rumahnya lalu membaca :

“بِسْمِ اللَّهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ، لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ”
maka malaikat akan berkata kepadanya: “(sungguh) kamu telah diberi petunjuk (oleh Allah Ta’ala), dicukupkan (dalam segala keperluanmu) dan dijaga (dari semua keburukan)”, sehingga setan-setanpun tidak bisa mendekatinya, dan setan berkata kepada temannya: Bagaimana (mungkin) kamu bisa (mencelakakan) seorang yang telah diberi petunjuk, dicukupkan dan dijaga oleh Allah Ta’ala.(HR Abu Dawud, At-Tirmidzi dan Ibnu Hibban). 

Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu. (Ath-Thalaq: 3)

“Sesungguhnya syaitan itu tidak memiliki kekuasaan (untuk mencelakakan) orang-orang yang beriman dan bertawakkal (berserah diri) kepada Rabbnya.

Sesungguhnya kekuasaan syaitan hanyalah atas orang-orang yang mengambilnya jadi pemimpin dan atas orang-orang yang mempersekutukannya dengan Allah” (QS an-Nahl: 99-100)

Bersambung.....

Share artikel

Artikel terkait

Latest
Sebelumnya
Next Post »
Komentar
0 Komentar