JANGAN PERNAH SEKALIPUN KALIAN MENYALAHKAN RENCANA ALLAH SWT YANG TERBAIK UNTUKMU

rencana Allah adalah yang terbaik
Sahabat, begitu banyak hal-hal yang menimpa kita ternyata tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan, tidak sesuai dengan yang kita harapkan. Mungkin sahabat semua pernah mengalaminya, usaha dan ikhtiar pun telah kita maksimalkan, tapi apa daya hasil yang kita peroleh tidak sesuai dengan apa yang kita rencanakan.

Boleh jadi kita akan kecewa, menyesali diri, atau bahkan lebih ekstrem lagi ada yang sampai berprasangka buruk atas ketentuan Allah pada kita, ungkapan-ungkapan kekecewaan, keluhan sering kali meluncur dari lisan-lisan kita, kita beranggapan bahwa Allah tidak Adil, Allah tidak menyayangi kita karena hasil yang dicapai tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan.

Semoga kita semua terhindar dari sikap yang demikian. Sadarkah bahwa Allah lebih mengetahui skenario yang terbaik bagi hamba-hambaNya. Yang skenario itu mungkin tidak akan bisa dijangkau oleh akal pikiran kita, kita baru tersadar ketika hari telah berganti, waktu telah berlalu, ternyata hal yang terjadi pada kita mengandung berbagai hikmah yang luar biasa, ternyata kita baru sadar bahwa itulah yang terbaik bagi kita.

Sekali lagi Allah lebih mengetahui apa yang terbaik bagi hambaNya, akal manusia sangatlah terbatas, tidak mampu mengungkap seluruh hikmah dari ketentuan Allah, boleh jadi apa yang kita inginkan, apa yang kita cintai, apa yang kita sukai ternyata itu buruk bagi kita, begitu juga sebaliknya.

Sebagaimana Allah SWT berfirman:
كُتِبَ عَلَيْکُمُ الْقِتَالُ وَهُوَ كُرْهٌ لَّـكُمْ ۚ وَعَسٰۤى اَنْ تَكْرَهُوْا شَيْــئًا وَّهُوَ خَيْرٌ لَّـکُمْ ۚ وَعَسٰۤى اَنْ تُحِبُّوْا شَيْــئًا وَّهُوَ شَرٌّ لَّـكُمْ ۗ وَاللّٰهُ يَعْلَمُ وَاَنْـتُمْ لَا تَعْلَمُوْن
َ"Diwajibkan atas kamu berperang, padahal itu tidak menyenangkan bagimu. Tetapi boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui." (QS. Al-Baqarah: 216)

Kita sebagai manusia memang mempunyai suatu rencana, Akan tetapi Allah-pun punya rencana lain untuk kita, rencana yang terbaik buat kita, walaupun mungkin kita menganggapnya itu sebuah musibah ataupun hal yang tidak kita sukai, tetapi sekali lagi, akal manusia, nalar kita sering dihadapkan akan keterbatasan-keterbatasan yang tidak mampu mengungkap hikmah dibalik itu semua.

Wahai sahabat perisai mukmin, kita harus senantiasa siap menghadapi itu semua, mengkondisikan diri kita terhadap hal-hal yang mungkin terjadi di luar perkiraan dan harapan kita. Tugas kita hanyalah menyempurnakan ikhtiar, berdoa, lalu bertawakal kepada Allah, hasil Allah lah yang menentukan.

Boleh jadi Allah tidak memberikan apa yang kita inginkan sekarang tetapi Allah memberikan apa yang kita butuhkan, Allah lebih mengetahui kebutuhan hamba-hamba-Nya. Sahabat, itulah yang harus kita yakini bahwa semua yang terjadi adalah ketentuan terbaik dari Allah sehingga apapun yang terjadi hati kita senantiasa Ridha dan ikhlas serta lapang dada atas ketentuan Allah.

SahabatKu sekalian, memang dalam keinginan tak semudah kita berkhayal, berbuat tak semudah keinginan berbicara terwujud, akan tetapi sahabat marilah senantiasa kita berupaya dengan sungguh-sungguh agar kita senantiasa ridha dan ikhlas serta lapang dada atas segala ketentuan Allah SWT kepada kita, sehingga kita terhindar dari prasangka-prasangka buruk terhadap Allah, yang itu merupakan sebuah perbuatan dosa yang akan mengotori jiwa-jiwa kita

Sahabat Perisai mukmin, apapun yang terjadi semoga kita senantiasa diberikan kemudahan oleh Allah untuk Ridha dan Ikhlas menerima ketentuanNya, karena Sesungguhnya Allah Lebih tahu yang terbaik bagi hamba-hambaNya.

SEBUAH KISAH UNTUK MENJADI RENUNGAN
========================================
Ada seorang penjual Tahu, Setiap hari ia selalu menjual dagangannya ke pasar, Untuk sampai ke pasar, ia harus naik angkot langganannya, dan untuk sampai ke jalan raya, ia harus melewati pematang sawah.

Setiap pagi ia selalu berdoa kepada Tuhan agar dagangannya laris. Begitulah setiap hari, sebelum berangkat berdoa terlebih dahulu dan pulang sore hari. Dagangannya selalu laris manis.

Pada suatu hari, ketika ia melewati sawah menuju jalan raya utk naik angkot langganannya, entah kenapa tiba-tiba ia terpeleset kecemplung sawah, semua dagangannya jatuh ke sawah, hancur berantakan!. Jangankan untung, modal pun buntung.!.

Mengeluh ia kepada Tuhan, bahkan "MENYALAHKAN" Tuhan, mengapa ia diberi cobaan seperti ini..? Padahal ia selalu berdoa setiap pagi. Akhirnya ia pun pulang dan tidak jadi berdagang.

Tapi dua jam kemudian ia mendengar kabar, bahwa angkot langganannya yang setiap hari ia naiki, pagi itu jatuh ke dalam jurang. Semua penumpangnya tewas! Hanya ia satu-satunya calon penumpang yang selamat, "Gara-gara" TAHU-nya jatuh ke sawah, sehingga ia tidak jadi berdagang dan membawa pulang tahu-tahunya yang sudah remek dan hancur tadi.

Sorenya ada seorang peternak Bebek mencari dia dan yang hendak membeli tahu untuk makanan bebekNya. Namun anehnya peternak bebek itu mencari tahu yang rusak/hancur hanya untuk campuran makanan bebekNya saja. Secara spontan bapak itu menangis bahagia karena tahuNya yang remek dan telah hancur dibeli semua oleh peternak bebek tersebut.

SahabatKu, Doa kadang tidak harus di kabulkan sesuai permintaan, tapi terkadang diganti oleh ALLAH SWT dengan sesuatu yang jauh lebih baik daripada yang dimintaNya. Allah SWT Maha Tahu kebutuhan kita, dibandingkan diri kita sendiri.

Karena itu, janganlah jemu dan putus asa dalam berdoa, Juga jangan menggerutu, apalagi mengutuk dan menyalahkanNya, Allah MAHA PENGASIH DAN MAHA PENYAYANG, Dia tidak akan menyengsarakan setiap HambaNya!.

"Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu. Ingat!!, Tuhan Maha Mengetahui, sedang manusia tidak mengetahui”.

“Jika Tuhan menjawab Doamu, Ia sedang menambahkan imanmu. Jika Ia menundanya, Ia sedang menambahkan kesabaranMu. Jika Ia tidak menjawab Doamu, Ia sedang mempersiapkan yang terbaik untukmu.”

Semoga bisa menjadi renungan untuk kita semua untuk selalu khuznudzon kepada Sang Pemilik Alam Semesta Raya ini, dan Mensyukuri segala apa yang telah dicurahkanNya. Aamiin Birohmatika Yaa Arhamar-rohimiin.

ALLOHUMMA SHOLLI ALAA SAYYIDINAA MUHAMMAD WA ALAA AALIHII WASHOHBIHII WA UMMATIHII WASALLIM.

Share artikel

Artikel terkait

Selanjutnya
« Prev Post
Sebelumnya
Next Post »
Komentar
0 Komentar