DOA NABI KHIDIR A.S UNTUK SEGALA KEMUDAHAN

Nabi Khidir as
Diceritakan oleh AI-lmam Al-Yafi'i dalam kitabnya “Raudhur rayaahiin” dari seseorang bahwa ia berkata: "Kami mengalami bencana dan ketakutan yang sangat. Maka aku keluar dalam keadaan bingung. Aku menempuh jalan menuju Makkah tanpa bekal dan kendaraan. Aku berjalan selama tiga hari".

Pada hari keempat aku merasa sangat haus dan panas. Aku takut diriku binasa dan tidak menemukan pohon untuk Kemudian aku bermimpi seorang lelaki mengulurkan tangannya kepadaku seraya berkata: "Berikan tanganmu kepadaku".

Maka aku ulurkan tanganku kepadanya dan ia menjabat tanganku.

Orang itu berkata: "Gembiralah engkau selamat. Engkau akan sampai ke Baitullah Al Haram dan berziarah ke kubur Nabi shallallahu alaihi wasallam".

Maka aku berkata: "Siapa engkau...?"

Orang itu menjawab: "Aku Al-Khidhir".

Aku katakan kepadanya: "Doakanlah aku".

Al-Khidhir berkata: "Ucapkanlah :
 
يَالَطِيْفًا بِخَلْقِهِ, يَا عَلِيْمًا بِخَلْقِهِ, يَا خَبِيْرًا بِخَلْقِهِ, أُلْطُفْ بِنَا يَالَطِيْفُ يَا عَلِيْمُ يَا خَبِيْرُ
Yaa lathiifan bikhalqihii, Yaa aliiman bi khalqihii, Yaa khabiiran bikhalqihii. Ulthuf binaa yaa lathiifu yaa aliimu yaa khabiir

"Wahai Tuhan Yang Maha Lemah Lembut kepada makhluk-Nya. Wahai Yang Maha Mengetahui kepada makhluk-Nya. Wahai Yang Maha Waspada kepada makhluk-Nya. Berilah kami (perlakuan) lemah lembut-Mu, Wahai Yang Lemah Lembut, Wahai Yang Maha Mengetahui, WahaiYang Waspada".


Maka aku ucapkan kalimat itu. Kemudian Al-Khidhir berkata :
"lni adalah pemberian yang menimbulkan kecukupan untuk selamanya. Apabila engkau ditimpa kesulitan atau musibah ucapkanlah kalimat ini, maka engkau akan dicukupi dan sembuh".

Kemudian orang itu menghilang dariku. Tiba-tiba aku mendengar suara seorang berseru : "Hai orang tua, hai orang tua",
Maka aku terbangun. Ternyata ada seorang lelaki menaiki seekor unta. Orang itu berkata: "Hai orang ini, apakah engkau melihat seorang pemuda yang sifatnya begini dan begini Aku katakan kepadanya : Aku tidak melihat seorangpun.

Orang itu berkata : "Seorang pemuda dari keluarga kami keluar sejak tujuh hari, ia beritahu kami bahwa ia pergi menuju Makkah untuk menunaikan haji".

Ia berkata: "Kemana engkau menuju.?"

Aku menjawab: "Kemanapun yang dikehendaki Allah".

Maka ia berhentikan kendaraannya dan turun darinya. la ulurkan tangannya ke kantung kulit, lalu mengeluarkan dua potong roti yang bercampur manisan dan menurunkan wadah berisi air.

la berkata: "Minumlah, Maka aku minum air dan makan sepotong roti yang cukup bagiku".

Kemudian ia berkata kepadaku: "Naiklah dan ia pun menaiki kendaraannya di depanku".

Kami melakukan perjalanan selama dua malam dan satu hari. Kami berhasil menyusul kafilah. la menanyakan tentang pemuda itu.

Maka ia diberitahu bahwa pemuda itu ada di dalam kafilah. la tinggalkan aku dan pergi. Kemudian ia datang setelah itu bersama pemuda itu.

Orang itu berkata: "Wahai anakku, Allah telah memudahkan bagi kita perjumpaan denganmu seperti perjumpaanku dengan orang ini". Kemudian aku berpamitan dengan kedua orang itu dan pergi.

Kemudian seorang lelaki menyusulku dan memberiku sebuah wadah berisi uang. la mencium tanganku dan meninggalkan aku. Aku dapatkan di dalamnya uang sebanyak lima dinar Misri. Aku gunakan uang itu untuk menyewa kendaraan menuju Mekkah dan menggunakan sisanya sebagai bekal. Aku pergi haji pada tahun itu dan berziarah ke makam Nabi shallallahu alaihi wasallam dan kembali ke kota Al-Khalil.

Setiap kali aku mengalami kesulitan atau ditimpa musibah, aku menyebut kalimat-kalimat yang diajarkan Al-khidhir alaihis salam kepadaku, aku mengakui keutamaannya dan aku bersyukur kepada Allah subhaanahu wa ta'ala atas nikmatnya.

Semoga Bermanfaat.
ALLOHUMMA SHOLLI ALAA SAYYIDINAA MUHAMMAD WA ALAA AALIHII WASHOHBIHII WA UMMATIHII WASALLIM
 

Share artikel

Artikel terkait

Selanjutnya
« Prev Post
Sebelumnya
Next Post »
Komentar
0 Komentar