MENGKAJI SIAPA MALAIKAT ARHAM Part 6

7 lapisan tanah manusia
7 LAPISAN TANAH MANUSIA (6 tanah Nabi Adam AS dan 1 tanah Bani Adam).

1. TUROB
2. THIN
3. HAMAIN MASNUN
4. LAZIB
5. SHOL SHOLIN
6. KAL FAKHOR
7. SULALAH


1.Penciptaan manusia dari TUROB dapat kita temukan pada ayat berikut:
”Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi Allah adalah seperti (penciptaan) Adam".

Allah menciptakan Adam dari TUROB (tanah)
kemudian Allah berfirman kepadanya: "Jadilah" (seorang manusia),maka jadilah dia.” (QS. Ali Imran, 3:59)

Manusia diciptakan Allah bahan dasarnya dari TUROB (tanah) atau tanah yang berupa zat organik (CH) atau carbon.

2.Penciptaan manusia dari THIN,dapat kita temukan pada ayat berikut :
”Yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya dan Yang memulai penciptaan manusia dari THIN (tanah),Kemudian Dia menjadikan keturunannya dari saripati air yang hina.” (QS. As-Sajdah,32:7-8)

Allah menciptakan manusia dari THIN,yakni dari tanah yang bercampur dengan zat air atau hidro genium,zat ini merupakan salah satu pembentuk zat hidup.

3.Penciptaan manusia dari HAMAIN MASNUN ditunjukkan pada ayat berikut:
”Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia (Adam) dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk (HAMAIN MASNUN).” (QS. Al-Hijr, 15:26)

HAMAIN MASNUN adalah zat lemas atau Nitrogen, yang berasal dari lumpur hitam yang diberi bentuk.

4.Penciptaan manusia dari LAZIB, bisa kita dapatkan pada ayat berikut:
”Maka tanyakanlah kepada mereka (musyrik Mekah): "Apakah mereka yang lebih kukuh kejadiannya ataukah apa yang telah Kami ciptakan itu?" Sesungguhnya Kami telah menciptakan mereka dari LAZIB ( tanah liat).” (QS. Ash-Shaaffaat, 37:11)

Allah menciptakan manusia dari LAZIB yang artinya tanah liat, yang mengandung unsur-unsur zat besi,zat ini terdiri diantaranya adalah dari Fe, Mn, Ca. Si, Pb.

5.Penciptaan manusia dari SHOLSHOLIN disebutkan pada ayat berikut.
”Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat:"Sesungguhnya Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering (SHOLSHOLIN) ” (QS. Al-Hijr,15:28)

“Dia menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar” (QS, Ar-Rahman, 55:14)

Allah mencipatakan manusia dari SHOLSHOLIN yang artinya adalah tanah yang berupa zat pembakar (O2).

6.Penciptaan manusia dari KAL FAKHOR ,bisa kita dapatkan pada ayat berikut.
“Dia menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar” (QS, Ar-Rahman, 55:14)

7.Penciptaan manusia dari SULALAH,bisa kita dapatkan pada ayat berikut.
"Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (SULALAH) dari tanah". (QS.Al-Mu’minuun : 12-14)

setelah seluruh zat-zat pembentuk manusia tersebut kita formulasikan,terbentuk zat-zat pembentuk hidup yang merupakan causa formatif dan ternyata ini merupakan rumus dari asam amino, sebagai pembentuk zat hidup itu sendiri, dari zat-zat yang merupakan pembentuk kehidupan itulah manusia diciptakan.

Inilah bahan-bahan dasar pembentuk manusia yang Allah ciptakan dengan beberapa sifat yang berbeda

1.Al-Quran menyebutkan bahwa Adam diciptakan MIN TUROB (dari tanah)
Hal ini menunjukkan pada awal penciptaannya.

2.Adam diciptakan min THIN (dari tanah) 
Menunjukkan campuran antara TUROB (tanah) dan air.

3.Adam diciptakan min HAMAIN MASNUN
(dari lumpur hitam) menunjukkan tanah yang berubah karena pengaruh udara.

4.Adam diciptakan min LAZIB (dari tanah liat) 
Menunjukkan tanah yang telah siap menerima bentuk.

5.Adam diciptakan min SHOLSHOLIN min hamain masnun 
(dari tanah liat kering yang berasal dari lumpur hitam) menunjukkan kekeringannya

6.Adam diciptakan min KAL FAKHOR
(dari tanah kering seperti tembikar) menunjukkan bahwa ia telah melewati fase pembakaran sehingga menjadi seperti tembikar. Setelah melewati enam fase tersebut, Allah memberitahukan bahwa fase yang terakhir adalah peniupan ruh ke dalamnya. Dengan demikian, sempurnalah penciptaannya.

7. Min SULALAH
Setelah itu Allah menciptakan bani Adam dari SULALAH

"Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (SULALAH) berasal dari tanah. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha Sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik." (QS. Al-Mu’minuun : 12-14).

Mudah-mudahan para SULALAH semua bs paham....gkgkgk


Salam QumMania
By. Anjen Elwintoro

Share artikel

Artikel terkait

Selanjutnya
« Prev Post
Sebelumnya
Next Post »
Komentar
0 Komentar