KAIN KAFAN MY HOME SWEET HOME

KAIN KAFAN MY HOME SWEET HOME
Rekan QumMania, ketika kalian melihat sebuah rumah yang jarang atau sama sekali tidak pernah ditempati oleh seorang manusia, mungkin pernah terlintaskan dalam sebuah pikiran dalam benak kita semua "kenapa rumah tersebut bisa rusak"....???

Adalah sebuah ciri tanda keberlangsungan hidup bagi makhluk yang bernyawa yaitu mempunyai adanya daya panas.

Mengenai hal ini, ada sebuah falsafah jawa yang pernah menyinggungnya yaitu HURIP IKU HURUB.

HURIP IKU HURUB kalau diterjemahkan kedalam bahasia indonesiaNya yaitu hidup itu nyala atau punya daya panas. Maksudnya jadilah sebuah pribadi yang menerangi sekelilingnya atau sebuah pribadi yang selalu bersemangat (memiliki daya panas) dan membuat semangat bagi orang yang melihatnya. dan adalah daya panas sangat diperlukan bagi keberlangsungan hidup sebagian besar makhluk lain, tanpa adanya daya panas maka yang akan terjadi dengan berjalannya sebuah waktu, terjadilah sebuah kemusnahan. Bukankah ketika kita mati nanti, tubuh kita akan hilang daya panasnya alias dingin tubuhnya.

Dari sekian banyak makhluk yang bernyawa, hanya manusia yang memiliki daya panas tubuh yang terbaik, daya panas tubuh terendahnya saja bisa menyamai daya panas tubuh binatang harimau dan sejenisnya. Daya panas tubuh manusia adalah sangat dibutuhkan sekali bagi benda lain untuk mempertahankan keberadaan wujud dirinya untuk tidak musnah.

Maka sudah sewajarnya bila sebuah rumah yang jarang ditempati atau tidak pernah ditempati dalam jangka waktu beberapa lama akan mengalami kehilangan daya panasnya, sehingga rumah tersebut menjadi anyep atau dingin kondisi didalamnya. Setelah rumah jadi dingin maka tembok-tembok rumah sedikit demi sedikit akan gompal atau hancur dan genting rumah akan banyak yang bocor.

Apakah dan akankah kalian akan membiarkan hal itu terjadi pada rumah kalian, terutama pada rumah Baitul Lahmi (jasad) kalian yaitu KAIN KAFAN.

Benar.....kain kafan adalah rumah baitul lahmi kalian yg merupakan tempat untuk tidur kalian (kuburan). Dan adalah para Nabi dan para Wali masih senantiasa sholat dalam kuburnya, baik itu ketika selagi masih hidupnya dan juga ketika wafatnya.

Maka sholat dan wiridlah diatas kain kafan kalian, supaya daya panas dan daya hidup menyerap pada kain kafan kalian. Kain kafan yang sudah menyerap daya panas (tubuh jasmani) dan daya hidup (tubuh ruhani) kalian maka akan awet, mengawetkan tubuh kalian dan tidak akan hancur, menghancurkan tubuh kalian.

KAIN KAFANKU MY HOME SWEET HOME

Share artikel

Artikel terkait

Selanjutnya
« Prev Post
Sebelumnya
Next Post »
Komentar
0 Komentar