KAJI MAKRIFAT HAKIKAT SAKIT

KAJI MAKRIFAT HAKIKAT SAKIT
Rasulullah SAW bersabda:
“ Apabila seorang hamba yang beriman menderita sakit, maka Allah memerintahkan kepada para malaikat agar menulis perbuatan yang terbaik yang dikerjakan hamba mukmin itu pada saat sehat dan pada saat waktu senangnya.”

Rasulullah SAW bersabda :
“ Apabila seorang hamba mukmin sakit, maka Allah mengutus 4 (empat) malaikat untuk datang padanya.”

Allah SWT memerintahkan :
1. Malaikat pertama untuk mengambil kekuatannya sehingga menjadi lemah.
2. Malaikat kedua untuk mengambil rasa lezatnya makanan dari mulutnya.
3. Malaikat ketiga untuk mengambil cahaya terang di wajahnya sehingga berubahlah wajah si sakit menjadi pucat pasi.
4. Malaikat keempat untuk mengambil semua dosanya, maka berubahlah si sakit menjadi suci dari dosa.

Tatkala Allah akan menyembuhkan hamba mukmin itu, Allah SWT memerintahkan kepada malaikat 1, 2 dan 3 untuk mengembalikan kekuatannya, rasa lezat, dan cahaya di wajah sang hamba mukmin. Namun untuk malaikat ke 4, Allah SWT tidak memerintahkan untuk mengembalikan dosa-dosanya kepada hamba mukmin, maka bersujudlah para malaikat itu kepada Allah SWT seraya berkata : “Ya Allah, mengapa dosa-dosa ini tidak Engkau kembalikan?”

Allah SWT menjawab: “ Tidak baik bagi kemuliaan-Ku jika Aku mengembalikan dosa-dosanya setelah Aku menyulitkan keadaan dirinya ketika sakit. Pergilah dan buanglah dosa-dosa tersebut ke dalam LAUT.”

Dalam Islam sejatinya sakit itu adalah tanda kasih sayang Allah. Sakit, sebagaimana juga setiap ujian, bukan menguji ketangguhan dan kemampuan. Sebab sakit Allah beri sudah sesuai dengan takaran dan daya tahannya. Ia sejatinya menguji kemauan untuk memberi makna. Tetap berharap pada Allah atau menerima jalan pintas iblis laknatullah.

Maka bagi dia yang mampu memberi makna terbaik bagi sakit, insya Allah kemuliaannya diangkat dan membuat malaikat yang selalu sehat takjub.

=>SAKIT ITU DZIKRULLOH
Mereka yang menderitanya akan lebih sering dan syahdu menyebut Asma Allah dibanding ketika dalam sehatnya.

=>SAKIT ITU ISTIGHFAR
Dosa-dosa akan mudah teringat, jika datang sakit. Sehingga lisan terbimbing untuk mohon ampun.

=>SAKIT ITU TAUHID
Bukankah saat sedang hebat rasa sakit, kalimat thoyyibat yang akan terus digetar...?

=>SAKIT ITU MUHASABAH
Dia yang sakit akan punya lebih banyak waktu untuk merenungi diri dalam sepi, menghitung-hitung bekal kembali.

=>SAKIT ITU JIHAD
Dia yang sakit tak boleh menyerah kalah.. diwajibkan terus berikhtiar, berjuang demi kesembuhannya dijalan Allah.

=>SAKIT ITU ILMU
Bukankah ketika sakit, dia akan memeriksa, berkonsultasi dan pada akhirnya merawat diri untuk berikutnya ada ilmu untuk tidak mudah kena sakit.

=>SAKIT ITU NASIHAT

Yang sakit mengingatkan si sehat untuk jaga diri. Yang sehat hibur si sakit agar mau bersabar. Allah cinta dan sayang keduanya.

=>SAKIT ITU SILATURRAHIM
Saat jenguk, bukankah keluarga, atasan , teman bahkan ikhwah fillah yang jarang datang akhirnya datang membesuk, penuh doa, senyum dan rindu mesra..? Karena itu pula sakit adalah perekat ukhuwah Islamiyah.

=>SAKIT ITU GUGUR DOSA
Barang haram tercelup di tubuh dilarutkan di dunia, anggota badan yang sakit dinyerikan dan dicuci-Nya.

=>SAKIT ITU MUSTAJAB DOA
Imam As-Suyuthi keliling kota mencari orang sakit lalu minta didoakan oleh yang sakit.

=>SAKIT MENYULITKAN SYETAN UNTUK BERBUAT MAKSIAT

Salah satu keadaan yang menyulitkan syaitan, diajak maksiat tak mampu atau tak mau, membiasakan diri menahan hawa nafsu, dosa yang lalu di sesali kemudian insya Allah diampuni Allah.

=>Sakit itu membuat sedikit tertawa dan banyak menangis.
Ini satu sikap keinsyafan yang disukai Nabi dan para makhluk langit.

=>Sakit meningkatkan kualitas ibadah.
rukuk-sujud lebih khusyuk, tasbih-istighfar lebih sering, tahiyyat-doa jadi lebih lama.

=>Sakit itu memperbaiki akhlak.
Kesombongan terkikis, sifat tamak dipaksa tunduk, pribadi dibiasakan santun, lembut dan tawadhu.

Akhirnya sakit membawa kita untuk selalu ingat mati. Mengingat mati dan bersiap amal untuk menyambut datangnya kematian yang bisa kapan saja, adalah pendongkrak derajat ketaqwaan.
Rekan QumMania, cucilah kain kafan kalian di LAUT atau cucilah dengan air kayu manis atau air pohon bidara dan jangan pelit ya rekan-rekan, jika suatu waktu, dosa kalian diminta dengan cara kalian mengalami sakit.!!!!

KETIKA SAKIT SELALU BERSIKAP IKHLAS DAN JANGAN BERKELUH KESAH ATAS KEADAAN YANG DITERIMA SEBAGAI PENGGUGUR DOSA.
Yaitu ketika kita mengalami sakit itu, menit ke menit berikutnya dosa akan berguguran atau diambil dari diri kita. Ketika terburu-buru ingin sembuh dengan cara berkeluh kesah berarti dosa yang ada pada diri kita gak mau diambil alias pelit untuk diambil dari diri kita. Tetap semangat dan jaga stamina khusnuzhon dan istiqomah.

Share artikel

Artikel terkait

Selanjutnya
« Prev Post
Sebelumnya
Next Post »
Komentar
0 Komentar