BIDARA AL-SADARIYAH

bidara al-sadariyyah
Alhamdulillah wa syukurillah dan segala pujian hanya milik Allah SWT, Shalawat serta Salam tercurah selalu kepada Baginda Rasulullaah Muhammadin Shollallaahu alaihi wasallam.
Di kesempatan ini izinkan saya sedikit bercerita mengenai tema BIDARA AL-SADARIYAH, rekan QumMania semua pasti bertanya-tanya dan mengira-ngira apakah gerangan yang saya akan bahas, hehehe.

Sebagai rasa kasih sayang untuk semua rekan Anjen dan Anjani dimanapun kalian berada, Baiklah akan saya buka informasi ini, Bismillaahirrohmaanirrohiim.

Bulan ini ialah bulan sya'ban menurut kalender tahun Hijriyah dan di bulan ini pula berbarengan dengan tanda kebaikan yg Allah curahkan untuk kita semua sebagai umat Baginda Rasulullaah Muhammad Shallallaahu alaihi wasallam, terkhusus untuk kita semua pengamal AWMU di Majelis QumMania. Adapun "Rahasia" yang akan kita babar disini ialah mengenai informasi yang saya dapatkan setelah pengamalan dan pengkajian lebih dalam serta istikhoroh dalam pencarian keberkahan yang masih terdapat di "Tumbuhan".

Bidara atau Sidr yang selama ini kita jadikan sebagai media penyatuan amaliyah QumMania, bermula pada dialog batin yang saya dapat dari Tumbuhan Bidara tersebut, saat saya tengah khusyuk membaca amaliyah AWMU diwaktu tengah malam tepatnya pada malam Isro Miraj Baginda Nabi Muhammad Sholallohu Alaihi Wasallam, sedikit saya kasih ilustrasinya seperti berikut :
Saya = Anjen
Bidara = Sidr

~Anjen :..."membaca" Yaa Qodiim dan seterusnya, entah pada jumlah berapa itu saya lupa, karena sedang masyuk dengan amaliyah tersebut, samar-samar terdengar suara yang tak berwujud mengaminkan saat membaca amaliyah awmu.

~Sidr : "Aamiin...Allohumma Aamiin..." terus berulang-ulang.

~Anjen : ...saya hentikan pembaca'an amaliyah karena was-was suara siapakah yang mengucapkannya.

~Sidr :..."Janganlah engkau takut wahai pengamal amaliyah Langit, teruskanlah agar engkau mengetahui siapakah diriku".

~Anjen : saya teruskan lagi pembacaan amaliyah tersebut didalam hati, sunyi tak terdengar, mengalir ikuti arus alam batiniyah (maaf saudaraku bahasa saya terkesan filsof hahahahah).
Semakin dihayati, tibalah saya pada waktu yang saya sendiri tidak ketahui ini dimana dan alam apakah yang saya kunjungi, seperti hamparan padang rumput luas sejauh mata memandang, indah berwarna ke-emasan langit diatas sana.Hmmm...rasa manusiawi saya mengatakan inilah alam batin (xxxxxxxxxx... maaf saya close agar tak menjadi bahan plagiat oknum penjahat dunia maya).
Di depan saya sekitar jarak 3 meter terlihat duduk sosok makhluk yang amat indah seperti peri sambil menjaga sebuah pohon berwarna emas menyala. Dengan sedikit keberanian yang saya lakukan, maka saya tegurlah sosok peri tersebut "Assalamu'alaikumussalam" sapa saya padanya.

~Sidr : Wa'alaikumussalam wahai hamba Alloh".

~Anjen : "Siapakah engkau wahai makhluk Alloh dan dimanakah aku berada serta apakah hikmah yang aku dapatkan dari pertemuan ini".

~Sidr : "Aku adalah makhluk Alloh juga, hanya saja aku dari golongan malaikat penjaga dari tumbuhan (xxxxxx) namaku (xxxxxxxxxxx) engkau berada pada alam hijab manfaat dan hikmah yang akan engkau dapatkan ialah pengetahuan rahasia yang dapat engkau bagikan pada saudara-saudaramu yang seiman dan pengamal asma yang engkau baca tersebut".

~Anjen : "Apakah ini mimpi", jawab saya.

~Sidr : "Tidak...tidak...tidak...hal ini bukan mimpi...semua ini terjadi karena semata mata Ridho Alloh yang Maha Menguasai Ilmu dan aku diperintahkan untuk memberi sedikit petunjuk padamu tentang khasiat dan Rahasia meramu obat kesedihan agar bermanfaat untuk pengamal asma (xxxxxxxxxx)".

~Anjen : saya menjawab..."Baiklah", beritahukan padaku.

~Sidr : "Ketahuilah olehmu bahwa tiap makhluk Alloh itu ada malaikat yang menjaganya baik itu manusia, hewan, gunung-gunung, Batu, dan Tumbuhan, yang seandainya engkau mengetahui nama malaikat tersebut maka malaikat itu akan mengaminkan, engkau hingga dibawa jauh ke atas langit untuk disampaikan dan dimintakan agar terkabul hajat-hajatMu, diperkenankan oleh Alloh yang AHAD".

~Sidr : "Diantara beberapa kebaikan yang dapat engkau buat dengan wasilah tanaman bidara ini ialah, jika engkau mendapati pohon tersebut telah mati karena mengering dengan sendirinya maka buatlah bagian dari daun yang masih terjaga oleh kuasa Alloh (biasanya meski pokok pohon bidara mati karena mengering pasti ada beberapa helai daunnya yg tetap segar/hijau seperti bunga abadi pada tumbuhan diatas puncak gunung) ambilah beberapa helai daun tersebut dengan jumlah ganjil kemudian haluskan dan ambil saripatinya agar dapat engkau gunakan sebagai sumber kekuatan yang Alloh telah titipkan sebagai wasilah membuka semua jalur kesedihan dan kemiskinan hidup, ia menyehatkan jantung dan membersihkan darah panas yang mengakibatkan penyakit pada tubuh, ia dapat memberi khasiat menguatkan ingatan dan ke-elokan jasmani (maksudnya tubuh kita dapat menyesuaikan Regenerasi/perubahan menjadi awet muda....(mantapp...dalam hati saya).

~Sidr : Kemudian bila engkau gunakan batang pohon serta akarnya untuk kemudian engkau buat jalinan penanda (mungkin yg dimaksud ialah butiran tasbih/gelang tangan dll), maka ia berkhasiat sebagai pengundang keberkahan dan memperkuat energi tubuh dan golongan bangsa jin tidak dapat mendekatimu semata-mata keberkahan yang telah Alloh berikan.

Dan apabila engkau menggunakan sebagai campuran untuk minum dan mandi maka Alloh berikan sebagai wasilah membuka kebaikan dalam hidupmu untuk semua pengetahuan yang aku beritahukan untukmu ialah ada hikmah yang harus engkau Lestarikan dari Tumbuhan Langit dan Bumi ini.

Bekerjalah dan berusahalah sesuai kemampuanMu dan berdoalah memohon yang terbaik dalam hidup. Ampunan dari Alloh terus terbuka untuk makhluknya, perbanyak sedekah untuk mengkayakan hatimu niscaya kekayaan duniapun Alloh berikan untuk kecukupanmu. Matikanlah dirimu dengan kepasrahan hanya kepada Alloh dan berbekal-lah sadari hidup agar engkau dapat menikmati bekal itu dikehidupan setelah mati.

Kemudian malaikat ini berkata, maka berikutnya ialah aku beritahukan tata cara rahasia tersebut padamu, upppsssss saya terpaksa close untuk kebaikan, nantinya tehnik Rahasia ini akan saya berikan secara khusus kepada rekan Qum Mania dan saudara anjen dan anjani yang serius dalam pengamalan dan bakti pada Alloh subhanahu wa ta'ala sebagai rasa kasih sayang ARROHIIM.

Seperti yang telah di amanatkan melalui malaikat tersebut, saya secara pribadi telah melakukan riset panjang dengan beberapa ahli farmasi dari universitas ternama dan berdedikasi tinggi di negeri ini (mau disebutin takut dikira promosi kampus...heheehh) dalam menganalisa kandungan yang dapat digunakan menjadi obat yang terdapat pada pohon bidara sidr/madinah.

Dan karena Alhamdulillah jua, saya mendapati 1 pohon bidara yang telah mati kering dan berada di barat pulau jawa yang akhirnya saya tunaikan/dibeli pada pemilik yang berhak, dan telah saya buat sebagai sarana yang tersebut seperti kisah diatas yang telah saya sampaikan dengan sebenar-benarnya Billahi Ahadulloh...salam jaya selalu berkah.

Share artikel

Artikel terkait

Selanjutnya
« Prev Post
Sebelumnya
Next Post »
Komentar
0 Komentar